PROSES PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK MELALUI MEDIA
Haloo kawan - kawan semuanya, gimana puasanya? lancarkan? iyaa dong harus lancar dan tetep semangat ya kawan, kan sebentar lagi kita lebaran hehehe...
Disini saya mau sharing materi sedikit nihh, masih tentang seputar opini publik kok, tapi disini itu proses pembentukan opini publik melalui media, yuk langsung disimak aja...
Bagaimana Proses pembentukan Opini Publik melalui Media ?
Opini Publik dan Media massa ini memang memiliki hubungan yang erat, Media massa sendiri memiliki berbagai peran, salah satunya ialah dalam mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang maupun sekelompok orang ataupun masyarakat (Waziz : 2012;21). Media mempengaruhi pandangan masyarakat dalam proses pembentukan opini atau sudut pandangnya. Media massa dapat dikatakan merupakan senjata yang ampuh bagi perebutan citra (image) (Bungin : 2001;31). Peran Media Massa Media merupakan sarana bagi komunikasi dalam menyiarkan informasi, gagasan dan sikap kepada komunikan yang beragam dalam jumlah yang banyak.
Media massa membawa kepentingan dari pihak tertentu. Melalui kontennya, media massa menyusupkan kepentingan dari kelompok tertentu untuk merebut perhatian publik. Dengan serangan informasi yang sama secara bertubi, media massa berusaha mempengaruhi sikap publik. Media massa juga memiliki pengaruh yang begitu kuat dalam kehidupan politik.
Media massa memiliki kemampuan untuk melipatgandakan pesan yang begitu mengagumkan. Dilipatgandakan atau tidaknya pesan memiliki korelasi yang begitu erat dengan respons masyarakat terhadap isu tersebut. Apabila responnya positif, kecenderungan media massa akan melipatgandakan isu tersebut. Dampak pelipatgandaan ini tentu sangat besar di tengah masyarakat.
Hubungan yang kuat antara berita yang disampaikan media dengan isu-isu yang dinilai penting oleh public merupakan salah satu jenis efek media massa yang paling popular yang dinamakan dengan agenda setting. Agenda setting terjadi karena media massa sebagai penjaga gawang informasi (gatekeeper) harus efektif dalam menyampaikan berita. Media harus melakukan pilihan mengenai apa yang harus dilaporkan dan bagaimana melaporkannya. Apa yang diketahui publik mengenai suatu keadaan pada waktu tertentu sebagian besar ditentukan oleh proses penyaringan dan pemilihan berita yang dilakukan media massa. Agenda setting dapat membangun isu umum yang dinilai penting dan juga dapat menentukan bagian-bagian atau aspekaspek dari isu umum tersebut yang dinilai penting (McQuail : 2011;276).
Nah, kalau media yang dijadikan sarana untuk memperkuat pertanyaan yang sedang dilontarkan seseorang (Hot Issue Public) itu bagaimana ?
Jadi, Media massa sendiri memiliki fungsi agenda setting. Media massa memiliki hak untuk menyiarkan suatu peristiwa atau tidak menyiarkannya. Sehingga media massa mampu menggiring opini publik dalam suatu diskusi. Output dari diskusi inilah yang akan menentukan agenda-agenda dalam politik pemerintahan, dengan cara mengangkat sebuah isu seolah-olah penting untuk dimunculkan sebagai opini publik. Media massa melakukan setting berita untuk diwacanakan penting, yang akhirnya bisa mempengaruhi masyarakat dan sependapat, dengan mudah saja mengikuti dan menyetujui apa yang disampaikan dalam media massa. Media massa membuat penting isu-isu yang diangkat walaupun tak sepenuhnya dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan demikian masyarakat seolah membutuhkan pesan dan informasi yang pada akhirnya mengubah pemikiran dan bahkan kebudayaan dalam masyarakat tersebut.
Komentar
Posting Komentar